Catatan pendek di tahun 2017

Halo,
mumpung saya lagi ada semangat untuk nulis blog dan belum sibuk dengan kegiatan lab, jadi saya sempatkan untuk merangkum cerita hidup saya di tahun 2017.
Semoga ini belum terlalu basi ya :D

2017 bagi saya adalah sebuah tahun pembelajaran dan perjuangan.

  • Di tahun ini, saya harus berjuang mengalahkan tantangan mendapatkan skor IELTS supaya saya bisa diterima di universitas pilihan saya. Alhamdulillah, Allah mengabulkan do’a saya.
  • Semua kenangan di IALF di tahun ini benar-benar membuat saya belajar tentang arti sebuah perjuangan dan persahabatan.

  • Di tahun ini juga, Alhamdulillah suami saya diwisuda untuk pendidikan PhD-nya tepat pada 6 bulan hari pernikahan kami.

  • Setelah menjalani LDR selama 6 bulan pascamenikah, di tahun ini kami akhirnya bisa tinggal serumah :). Kami mulai berjuang bersama untuk merenovasi rumah mungil kami, memilih semua perabotan (suka heboh kalau lagi milih model dan warna :p), dan menanam beberapa tanaman di halaman :)
    Berikut beberapa bunga yang ditanam di halaman rumah kami:

    Phot credit: DDM
  • Semenjak tinggal bersama suami, saya mulai mengasah kemampuan masak yang langsung disupervisi langsung oleh suami hahahaha :D walopun kadang suka agak nyebelin, tapi harus diakui kalo masakan saya bisa jadi lebih baik berkat kritik dan sarannya :D
    Ini adalah beberapa kreasi masakan hasil bikinan saya:

    Siomay: masakan kolaborasi pertama di rumah kami
  • Merayakan ulang tahun bersama suami <3

  • Alhamdulillah, di tahun ini kami bisa merayakan hari ulang tahun pernikahan pertama bersama.

    Seperti yang pernah diposting oleh Rara Sekar di instagramnya, sesungguhnya yang patut untuk dirayakan lebih adalah ulang tahun pernikahan. Semakin bertambah usia pernikahan, menandakan bahwa rumah tangga tersebut berhasil mengalahkan banyak ujian dan tetap bersama dengan ikatan lebih kuat.

  • Mendekati akhir tahun ini, keluarga kami harus kehilangan salah satu anggota keluarga untu selama-lamanya.
  • Banyak teman baru yang saya dapatkan di tahun ini. Dari merekalah saya banyak belajar tentang arti hidup dari sisi lain.

    Terima kasih untuk semua ujian, tangis, tawa, dan kebahagiaan yang datang silih berganti sehingga saya dan keluarga bisa menjadi lebih kuat dan lebih bersyukur.

Alhamdulillahirobbil alamin

Advertisements

Memasak

Akhir-akhir ini semenjak harus PP Jakarta – Bogor setiap hari saya jadi sering memasak. Niat awal sebenarnya selain untuk berhemat, saya juga agak bosan dengan makan siang di sekitar tempat belajar yang masih terjangkau dengan dompet. Akhirnya jadilah saya mau nggak mau memasak.

Saya tidak terlahir dengan bakat pintar memasak, saya juga tidak terlalu hobi memasak. Bagi saya memasak itu untuk bertahan hidup apabila saya kangen masakan rumah. That’s it.
Bagi teman-teman saya, mungkin sudah jadi ‘rahasia umum’ kalau suami saya lah yang jauh lebih jago memasak dan baking. Persamaan kami mungkin ada pada kami sama-sama suka ‘memasak DNA/ RNA’ di Lab :D

Back to the topic..
Jadi ceritanya, kemarin sewaktu makan siang, saya lihat ada senior yang bawa pindang ikan patin. Duh saya langsung cleguk – cleguk ngiler.. dengan sedikit rasa tanpa malu-malu akhirnya saya ngicip..daaaann enak!!
Akhirnya sepulang dari Jakarta diputuskan untuk belanja bahan-bahan di Super Indo dekat Stasiun Bogor.

bahan-pindang

Minggu kemarin, dengan berbekal semangat karena sudah ngidam berat dengan pindang ikan patin, walopun suasananya agak mager karna hujan, saya tetap turun ke dapur. Resep dan cara membuatnya saya ngintip di sini dengan sedikit modifikasi. Hasilnya…TADA!!! Walopun minus kemangi dan agak overcook, ternyata respon dari teman-teman kosan katanya pindang ikan patin buatan saya enak -LOL- *memuji diri sendiri* (maafkeun gambarnya ga instagramable :p)

pindang-patin

Pelajaran yang saya dapat, ternyata kemampuan memasak itu bisa kita dapatkan karena terbiasa, latihan, daaaaann kepepet :D
Saya mencoba untuk men-challenge diri saya sendiri.. dan alhamdulillah challenge ini membuat kemampuan memasak saya untuk masakan dasar getting much better :D
Yang masih jadi PR saya adalah: Baking (T___T)