Memasak

Akhir-akhir ini semenjak harus PP Jakarta – Bogor setiap hari saya jadi sering memasak. Niat awal sebenarnya selain untuk berhemat, saya juga agak bosan dengan makan siang di sekitar tempat belajar yang masih terjangkau dengan dompet. Akhirnya jadilah saya mau nggak mau memasak.

Saya tidak terlahir dengan bakat pintar memasak, saya juga tidak terlalu hobi memasak. Bagi saya memasak itu untuk bertahan hidup apabila saya kangen masakan rumah. That’s it.
Bagi teman-teman saya, mungkin sudah jadi ‘rahasia umum’ kalau suami saya lah yang jauh lebih jago memasak dan baking. Persamaan kami mungkin ada pada kami sama-sama suka ‘memasak DNA/ RNA’ di Lab :D

Back to the topic..
Jadi ceritanya, kemarin sewaktu makan siang, saya lihat ada senior yang bawa pindang ikan patin. Duh saya langsung cleguk – cleguk ngiler.. dengan sedikit rasa tanpa malu-malu akhirnya saya ngicip..daaaann enak!!
Akhirnya sepulang dari Jakarta diputuskan untuk belanja bahan-bahan di Super Indo dekat Stasiun Bogor.

bahan-pindang

Minggu kemarin, dengan berbekal semangat karena sudah ngidam berat dengan pindang ikan patin, walopun suasananya agak mager karna hujan, saya tetap turun ke dapur. Resep dan cara membuatnya saya ngintip di sini dengan sedikit modifikasi. Hasilnya…TADA!!! Walopun minus kemangi dan agak overcook, ternyata respon dari teman-teman kosan katanya pindang ikan patin buatan saya enak -LOL- *memuji diri sendiri* (maafkeun gambarnya ga instagramable :p)

pindang-patin

Pelajaran yang saya dapat, ternyata kemampuan memasak itu bisa kita dapatkan karena terbiasa, latihan, daaaaann kepepet :D
Saya mencoba untuk men-challenge diri saya sendiri.. dan alhamdulillah challenge ini membuat kemampuan memasak saya untuk masakan dasar getting much better :D
Yang masih jadi PR saya adalah: Baking (T___T)

Making a reward for myself

Dealing with myself that just because you get a challenge and busy, it doesn’t mean we can’t be happy. So, I treat for myself with simple happiness..

This morning was rainy and sleepy..
A gloomy Saturday..
I didn’t care so much with rain in the dawn.. Just woke up in the early as usual and cooked spaghetti for breakfast. And then ready to did my “to do list, a reward for myself” :)


After went to Rengganis for massage, I went to Botani Square. A cup of cold cappuccino and bread (I was forget the name) in a coffee shop were a perfect combination to finishing my novel. Unfortunately the girls who sitting down to the next seat were really noisy. I wanna gave them cold shoulder, even though in another hand I also felt like a sticky beak -LOL-

I didn’t want to broke my happy weekend..so, I decided went to Citrus, window shopping for a while and then bought two pairs of cute shoes as gift for new born babies of me and my husband’s friends.

Ok, it’s time to sleep..

Happy weekend :)

Bogor, 9:55 pm.