Rejeki Kita Tidak Akan Pernah Tertukar

Saya percaya di dunia ini rejeki masing-masing orang tidak akan pernah tertukar.

Adakalanya dalam hidup kita pasti mengalami jatuh bangun, pengkhianatan, kekecewaan, sakit hati, bahkan kadang merasa hidup ini tidak adil. Sekali-kali jangan pernah menyalahkan Tuhan. Adakalanya masa-masa buruk itu adalah sebuah lintasan yang harus kita lalui untuk mengambil sebuah hadiah besar. Hadiah besar yang sudah Tuhan siapkan untuk kita. Tidak perlu risau dengan  keberuntungan yang dimiliki orang lain.

Bersyukur dan menikmati..
Kadangkala di saat kita benar-benar sudah pasrah dan nerimo, gembok pintu rejeki justru malah terbuka dengan sendirinya..
Sesuatu yang kadang bahkan tidak sempat terfikir atau terbayangkan oleh kita.

Percayalah..

— — —

Anyway, thank God for Your surprise mercy! I was really happy with the news the day before yesterday..
hope this year be nice to me.. ;)
 #begrateful

Meet up with Ikerian :’)

Last week I met with an Ikerian from Adelaide, teh Ulong. It’s our second meet up after the first was in Jakarta on early 2012. Teh Ulong message me via Path to make a meet up when she came to Bogor. Of course I answered yes! We decided met in Botany Square after her family party in botanical garden.
Now, she takes  her master in Univ. of Adelaide, and she spent summer holiday in Bandung from January. It was very glad to met her again. She is nice. We took lunch together, window shopping, and the last was stranded in coffee shop. We told so many, about Oz, comparing my experience when I stayed in Brisbane two years ago and her in Adelaide, about study, and of course about Iker. Iker, a person who binds us,, -LOL-

Ikerian